Showing posts with label mario teguh. Show all posts
Showing posts with label mario teguh. Show all posts

Sunday, May 9, 2010

Mario Teguh Kualitas Hidup Ketepatan Kesalahan

Mario Teguh Kualitas Hidup Ketepatan Kesalahan
Anda akan menjadi ahli dan terkemuka dalam apa pun,
jika Anda berupaya keras untuk tidak melakukan kesalahan-kesalahan yang sama.

Jika Anda harus membuat kesalahan, pastikanlah itu adalah kesalahan yang baru.

Siapa pun yang mengeluhkan kesalahan-kesalahan yang sama, adalah orang yang tidak belajar dari kesulitan yang disebabkan oleh kesalahan yang sudah sering dibuatnya.
Padahal, kesalahan mempunyai kelas, dan menunjukkan kelas dari orang yang melakukannya.
Sadarilah, bahwa melakukan kesalahan pada tingkat yang tinggi – bisa lebih mulia daripada tidak melakukan kesalahan dalam kehidupan kecil yang penuh kekhawatiran.
Maka,
Janganlah hanya menghindari kesalahan. Tetapi terutama, hindarkanlah diri dari melakukan kesalahan yang sama.
Karena,
Hanya orang yang tidak tumbuh kemampuan dan kebijakannya, yang membuat kesalahan yang sama.
Sahabat saya yang sedang melebihkan kekuatannya untuk membangun kehidupan yang sejahtera dan berbahagia,
Kita diuntungkan oleh keputusan-keputusan kita yang tepat, dan dirugikan oleh kesalahan-kesalahan kita.
Marilah kita perhatikan,
Mengulangi keputusan yang tepat, bahkan yang sama, bahkan yang mengenai hal yang itu-itu juga – selama tepat, akan tetap menguntungkan kita.
Tetapi,
Mengulangi keputusan yang salah, yang sama, dan mengenai yang itu-itu juga – adalah tanda rendahnya perhatian.
Orang yang tidak memperhatikan bagaimana kehidupan ini memperlakukannya saat membuat kesalahan, akan dipaksa merasakan kerugian berulang dari rendahnya keikhlasan untuk belajar.
Yang tidak memperhatikan kehidupan, tidak akan diperhatikan oleh kehidupan.
Maka marilah kita memperhatikan formula sederhana ini, bahwa

Kualitas Hidup = Ketepatan - Kesalahan

Perhatikanlah dampak dari keputusan-keputusan Anda, baik keputusan yang Anda buat, atau saat Anda memutuskan untuk tidak memutuskan.

Orang yang bersyukur dan mengingat keuntungan dari keputusannya yang tepat, dan menyesal dan mengingat kerugian dari kesalahannya, akan menjadi pribadi yang sejahtera, berbahagia dan terhormat.

Orang yang menyombongkan diri dan memboroskan keuntungan dari keputusannya yang tepat, dan marah dan menyalahkan selain dirinya karena kerugian dari kesalahannya, akan menjadi pribadi yang serba kekurangan, gerah hatinya, dan dijadikan contoh yang buruk.

………..

Sahabat saya yang sangat dikasihi Tuhan,
dan adik-adik dan anak-anak saya yang direncanakan untuk menjadi pemimpin masa depan bangsa,

Seandainya saja kita lebih ikhlas memperhatikan.

Semua orang yang hidupnya baik, mencapai kebaikan itu dengan memperhatikan dan mengulangi yang telah dilakukan dengan baik oleh orang-orang yang sebelumnya.

Lalu, mengapakah ada orang muda yang hidupnya masih sulit dan lemah – menantang ketepatan pikiran dan ketulusan dari kakak-kakak dan para orang tua yang telah membuktikan nilai dari kebaikan?

Jika dia demikian cerdas dan hebat, mengapakah yang dibanggakannya itu belum membaikkan kehidupannya?

Mengapakah dia yang merasa lebih benar daripada mereka yang telah berhasil, marah karena yang berhasil itu belum berderma kepadanya?

Memang menyedihkan, tetapi memang …

Akan selalu ada orang yang melebihkan keangkuhan daripada keikhlasan untuk memperhatikan.

Hanya saja, jangan sampai semua keluhan kita di hari perhitungan nanti, dijawab dengan pertanyaan:

“Apakah engkau tidak berpikir?”

Dan kemudian diteruskan, dengan …

“Bukankah engkau diturunkan ke dunia ini sebagai pemimpin, dan bukankah telah diturunkan kepadamu pelajaran, dan telah disampaikan kepadamu berita gembira?

Jika engkau memilih untuk tidak mengikhlaskan dirimu kepada kebaikan, kepada apa lagi-kah kau ikhlaskan kehidupanmu?”

………..

Sahabat baik hati saya,

Mudah-mudahan Tuhan menunjukkan kepada kita jalan yang lurus, jalan orang-orang yang telah dirahmati-Nya dengan nikmat, bukan jalan mereka yang dimurkai-Nya, dan bukan jalan mereka yang sesat.

Hidup ini penting sekali, hanya sekali, dan sama sekali bukan untuk eksperimen.

Marilah kita belajar untuk sedikit lebih patuh.

mario teguh, mario teguh kualitas hidup, mario teguh ketepatan, mario teguh kesalahan,


mario teguh Wanitaku Pemuliaku

Mario Teguh Wanitaku Pemuliaku
sedang membaikkan kehidupan, setidaknya kita TIDAK mempersulit diri sendiri.

Dan, jika ada orang yang hanya terkesan oleh nasehat yang panjang dan pelik, dia pasti orang yang tindakannya sederhana – yaitu mengabaikan nasehat.

Maka, temukan dan muliakanlah nasehat-nasehat kebaikan yang sederhana, agar sederhana juga bagi Anda untuk menyegerakan tindakan untuk memulai.


Semakin panjang perjalanan Anda, harus semakin segera Anda memulainya.

Dan, …

Dalam perjalanan naik itulah, kita menjangkarkan diri kita untuk setia kepada hal-hal yang benar dan yang menaikkan.

Jika kita kesulitan menemukan titik berangkat untuk mencapai impian kehidupan kita, gunakanlah PEMULIAAN WANITA ANDA sebagai landasan luncur menuju karir dan kehidupan kebintangan Anda.

Muliakanlah wanita dalam kehidupan Anda.

Ibunda Anda, istri Anda, anak wanita Anda, saudara wanita Anda, nenek Anda, guru wanita Anda, dan semua wanita di dunia …

Ingatlah, bahwa …

Tidak ada pria yang lebih gallant dan attractive,
yang disyukuri dan dirindukan kehadirannya oleh wanita,
selain pria yang menjatuhkan semua bawaan-nya dan meninggalkan semua kesenangan pribadinya – untuk menggembirakan wanitanya.


………..

WANITA YANG DIMULIAKAN OLEH PRIANYA,
AKAN MENJADI WANITA MULIA, YANG MEMULIAKAN PRIANYA.


Pria yang mudah menerima pencurahan cinta dari wanitanya, adalah dia yang bersedia meminta maaf, meski pun dia tidak bersalah.

Tidak ada wanita yang akan menyia-nyiakan pria-nya yang tidak bersalah, tetapi yang ikhlas ‘menghibur’ wanita kecintaannya, dengan ‘mengambil alih’ kesalahan sang wanita.

Bagi wanita, tindakan ‘kecil’ itu adalah langkah anggun keperwiraan seorang pria.

Pria seperti itu sangat percaya diri, karena ke-pria-annya tidak akan terganggu oleh penyerapan dari semua kesalahan yang ada di dalam keluarganya. Dia tidak kehilangan kedamaian mengenai yang benar di dalam dirinya, hanya karena dia meminta maaf - sebagai cara untuk membahagiakan wanitanya.

Minta maaf-lah kepada Ibu Anda, walau pun Anda tidak bersalah; karena beliau telah ikhlas menjadikan diri dan kehidupannya sebagai saluran kehadiran Anda dalam tugas kepemimpinan Anda di dunia ini.

Minta maaf-lah kepada istri Anda, meski pun Anda tidak bersalah, karena dia telah bersedia melahirkan anak-anak Anda, dan ikhlas menua bersama Anda – sambil menunggu janji-janji Anda yang belum kunjung mewujud.

Karir yang utama dan terbaik dalam kehidupan ini, adalah keluarga.

Jika ada yang meragukan nasehat sederhana itu, mohon Anda sampaikan beberapa kalimat yang berikut ini:

Tujuan dari semua keberhasilan adalah pulang ke rumah dalam perasaan damai.

Karena, apakah guna dari semua keberhasilan, jika kita tidak damai?

Keluarga adalah kehidupan kita yang sebenarnya.
Tidak ada siapa pun yang bisa disebut berhasil, jika dia tidak membahagiakan keluarganya.


Karena,

Orang yang menelantarkan keluarganya untuk membahagiakan keluarga orang lain, adalah sepalsu-palsunya orang.

………..


Sahabat saya yang super,
marilah kita mensyukuri keberadaan kita di dalam keluarga kita.

Bersabarlah dengan masalah-masalah yang ada dalam keluarga Anda.

Janganlah berharap Anda dilahirkan dalam keluarga lain, karena itu tidak akan pernah terkabul. Dan janganlah berharap Anda berada dalam pernikahan lain, karena Anda-lah yang memutuskan untuk menikah.

Tumbuhkanlah diri Anda untuk menjadi pribadi yang lebih kuat daripada masalah-masalah Anda.

Kita tidak mungkin diberikan masalah yang tidak bisa kita selesaikan. Tuhan memberi-tahu bahwa kita sudah naik kelas dalam kemampuan kita, dengan memberikan masalah yang lebih besar.

Ingatlah, bahwa ...

Masalah adalah rahmat yang tidak kita sukai rasanya.

...........

Pilihlah untuk menjadi pribadi yang berbahagia.

Kemampuan asli untuk berbahagia, sudah ada di dalam diri Anda.
Gunakanlah. Anda berhak untuk berbahagia.

Jangan syaratkan orang lain untuk menjadi baik lebih dulu, sebelum Anda bersedia untuk meramahkan diri.

Mulailah dengan tindakan-tindakan kecil yang bisa Anda lakukan untuk menjadi pribadi baik, yang tulus, yang ramah, dan yang ikhlas menerima,

bahwa, …

tidak mungkin Tuhan sampai hati membiarkan Anda, sebagai jiwa kecintaan-Nya, berlama-lama dalam penistaan dan pelukaan oleh orang-orang yang sampai hati.

Tuhan mendengar rintihan hati Anda dan melihat rambat lambat turunnya butir-butir air mata itu, jauh sebelum Anda terluka oleh perendahan dan penyepelean itu.

Apakah Tuhan sampai hati membiarkan jiwa kecintaan-Nya ini - mengabaikan semua haknya untuk kesejahteraan dan kemuliaan, dan menukarkannya dengan permintaan sederhana agar ia dibebaskan dari pilunya hati?

Bersabarlah.

Mereka yang ‘menjahati’ kita itu, sebetulnya tidak ingin berlaku jahat kepada kita.

Mereka sedang sebetulnya diperankan oleh Tuhan untuk menjadi pribadi yang menguji keberserahan kita kepada Tuhan.


Sabarkanlah diri Anda.

Semua yang terjadi, terjadi karena kehendak Tuhan.
Semua yang terjadi, terjadi dengan tujuan untuk memuliakan Anda.

Dan ingatlah, bahwa …

Keburukan yang menjadikan kita baik, adalah kebaikan.


mario teguh, mario teguh Wanitaku Pemuliaku, Wanitaku Pemuliaku

biodata profil Mario teguh

 Sudah tahu biodata, profil, pendidikan, agama, buku buku karangan Mario Teguh?. Ini dia

Biodata mario teguh

Nama Asli mario teguh : Sis Maryono Teguh (Mario Teguh)
Tempat/ Tanggal Lahir: Makasar, 5 Maret 1956
Agama: Islam
Istri: Linna Teguh
Anak: Audrey


Pendidikan/ sekolah
* New Trier West High (setingkat SMA) di Chicago, AS, 1975
* Jurusan Linguistik & Pelajaran Bahasa Inggris, IKIP Malang (S-1)
* Jurusan Interaksi Bisnis, Sophia University, Tokyo, Jepang
* Indiana University, Amerika Serikat, 1983 (Operations System, MBA)

Pengalaman Profesional

* Citibank Indonesia (1983 - 1986) as Head of Sales
* BSB Bank (1986 - 1989) as Manager Business Development
* Aspac Bank (1990 - 1994) as Vice President Marketing & Organization Development
* Exnal Corp Jakarta (1994 - present) as CEO, Senior Consultant

Spesialisasi mario teguh

Business Effectiveness Consultant

Buku buku mario teguh :

* Becoming a Star (2006)
* One Million Second Chances (2006)

mario teguh, biodata mario teguh, profil mario teguh, pendidikan mario teguh, agama mario teguh, nama asli mario teguh, sekolah mario teguh, pengajaran mario teguh